Program Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang disusun untuk memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2018 dan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 6 Tahun 2024, sejalan dengan enam pilar transformasi sistem kesehatan nasional.
Program Prioritas
Integrasi Layanan Primer (ILP)
Penataan layanan Puskesmas, Puskesmas Pembantu, dan Posyandu berbasis siklus hidup (ibu hamil, bersalin, nifas; balita dan anak prasekolah; usia sekolah dan remaja; usia dewasa; lanjut usia) dengan pendekatan kunjungan rumah dan pemantauan wilayah setempat.
Percepatan Penurunan Stunting
Pemantauan pertumbuhan balita di Posyandu, pemberian tablet tambah darah bagi remaja putri dan ibu hamil, pemeriksaan kehamilan minimal enam kali, ASI eksklusif, MP-ASI bergizi, serta pemberian makanan tambahan bagi sasaran berisiko.
Imunisasi
Imunisasi rutin lengkap bagi bayi, baduta, dan anak usia sekolah, termasuk Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS), untuk mencegah penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I).
Eliminasi Tuberkulosis
Penemuan kasus aktif, pemeriksaan kontak serumah, pengobatan TBC sampai tuntas, serta pemberian terapi pencegahan TBC.
Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)
Mendorong cakupan kepesertaan JKN bagi seluruh penduduk dan mutu layanan di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan
- Pelayanan kesehatan ibu hamil, ibu bersalin, dan bayi baru lahir
- Pelayanan kesehatan balita dan pada usia pendidikan dasar
- Pelayanan kesehatan usia produktif dan usia lanjut
- Pelayanan kesehatan penderita hipertensi dan diabetes melitus
- Pelayanan kesehatan orang dengan gangguan jiwa berat
- Pelayanan kesehatan orang terduga tuberkulosis
- Pelayanan kesehatan orang dengan risiko terinfeksi HIV
Promosi Kesehatan
Edukasi dan pemberdayaan masyarakat melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pembinaan kader dan Posyandu, serta kemitraan dengan sekolah, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan.
Kesehatan Ibu dan Anak
Pelayanan antenatal terpadu, persalinan di fasilitas kesehatan, pelayanan nifas dan keluarga berencana, pemantauan tumbuh kembang anak, serta penguatan sistem rujukan maternal dan neonatal.
Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular
Surveilans dan respons kejadian luar biasa, pengendalian malaria, demam berdarah dengue (3M Plus), TBC, HIV, kusta, dan penyakit tropis terabaikan, serta kesiapsiagaan terhadap penyakit infeksi emerging.
Kesehatan Lingkungan
Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) lima pilar, pengawasan kualitas air minum, pembinaan tempat dan fasilitas umum, serta higiene sanitasi tempat pengelolaan pangan.
Gizi Masyarakat
Surveilans gizi, pemantauan pertumbuhan, tata laksana gizi buruk, suplementasi vitamin A dan tablet tambah darah, serta edukasi gizi seimbang bagi keluarga.
